Sunday, October 21, 2012

Efek Buruk Dehidrasi dan Cara Mencegahnya

Dehidrasi (hypohydration) didefinisikan sebagi kekurangan cairan tubuh yang berlebihan. Ada tiga jenis utama dari dehidrasi: hipotonik (kehilangan elektrolit, natrium khususnya), hipertonik (kehilangan air), dan isotonik (kehilangan air yang setara dan elektrolit). Jenis yang paling sering terjadi adalah dehidrasi isotonik yang sejauh ini adalah (isonatraemic) dehidrasi yang efektif setara dengan hipovolemia.

Tubuh manusia memerlukan lebih banyak air, maka pusat saraf di otak dirangsang sehingga timbul rasa haus. Rasa haus akan bertambah kuat jika kebutuhan tubuh akan air meningkat, mendorong seseorang untuk minum.

Dehidrasi terjadi bila pengeluaran cairan tubuh lebih besar dibandingkan asupannya. Kekurangan cairan biasanya menyebabkan kadar kalsium dalam darah meningkat.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi :
  • Muntah
  • Diare
  • Penggunaan diuretik (obat yang menyebabkan ginja)
  • Mengeluarkan jumlah besar air dan garam
  • Panas yang berlebihan
  • Demam
  • Berkurangnya asupan cairan karena berbagai alasan.
Akibat yang ditimbulkan dari dehidrasi bukanlah dehidrasi yang bersifat menahun namun hanyalah dehidrasi harian, kita pun bisa meninggal dikarenakan dehidrasi.

Berikut efek buruk yang sering di alami dan merupakan akibat dari dehidrasi :
  • Rasa letih dan nyeri pada Sendi serta pada punggung
  • Peredaran darah menurun
  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit kepala dan pusing 
  • Kulit kering
  • Melambatnya metabolisme tubuh begitu juga dengan proses pemikiran. 
  • Sistem imun menjadi rendah
  • Bertimbunnya racun
  • Berat tubuh naik dan gangguan pada pencernaan
  • Infeksi saluran kemih
Cara mencegah dehidrasi yang terbaik adalah dengan minum air minimal 2 liter setiap hari. Semakin besar jumlah air yang hilang melalui keringat, semakin besar pula volume air yang harus di minum untuk menggantinya dan menghindari dehidrasi. (baca : Khasiat Segelas Air Putih)

Bagi Anda yang tergolong malas minum air putih. Berikut ini beberapa cara untuk menyiasatinya :
  • Jauhi kafein
    Jauhi minuman berkafein sebisa mungkin. Kafein cenderung menghalangi manfaat air bagi tubuh Hal ini terjadi karena kafein justru menghilangkan kelembaban. Jika Anda membutuhkan minuman hangat, lebih baik memilih teh herbal seperti teh hijau atau chamomile. Teh hijau mengandung antioksidan yang bagus dan mampu membersihkan tubuh. Teh chamomile memberikan efek menenangkan. Jika Anda tak suka minum teh herbal panas, masukkan teh tersebut ke dalam kulkas dan minum setelah dingin.
  • Jus tomat
    Tomat mengandung kadar air yang tinggi. Dengan rajin minum jus tomat, tubuh bukan cuma mendapat asupan buah. Segelas jus tomat setiap hari merupakan cara asyik untuk mendongkrak jumlah cairan tubuh. (baca : 10 Jus Terbaik Kaya Manfaat Untuk Kesehatan Tubuh)
  • Sup
    Sup secara umum berbahan dasar air. Di tengah musim hujan seperti sekarang ini, manfaatkan semangkuk sup hangat sebagai alasan untuk mengkonsumsi cairan dengan cara yang lezat.
  • Lemon
    Jika Anda merasa bahwa air mineral membosankan untuk diminum, cobalah tambahkan lemon atau jeruk nipis (atau kedua-duanya) ke dalam segelas air air. Hal ini akan menambahkan rasa di air yang Anda minum, tetapi tidak menambah gula atau zat lainnya.
  • Perbanyak makanan kaya air
    Pilihlah buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka dan cranberi. Semangka mengandung 90 persen air dan nutrisi penting lainnya seperti vitamin C dan vitamin A.

Menerima pemesanan melia propolis dan melia biyang

Ditulis Oleh : admin propolis Jam : 5:54 PM Kategori: