Sunday, November 11, 2012

Hindari 6 Kesalahan Ini Saat Keramas

keramas
Rambut yang tidak sehat karena berbagai masalah seperti berketombe, terlalu berminyak, rapuh dan kerontokan parah hingga menyebabkan kebotakan, mungkin disebabkan karena kesalahan yang Anda lakukan ketika keramas. Anda perlu menghindari kesalahan tersebut agar rambut sehat, lebat, dan terhindar dari kebotakan.

Orang yang jarang keramas dapat menyebabkan berkembangnya jamur di kulit kepala, seperti tinea capitis yang merupakan penyebab rambut rontok. Selalu menjaga kebersihan kulit kepala dan rambut dengan keramas secara teratur, dapat mencegah infeksi jamur dan membantu mencegah kebotakan.

Namun keramas terlalu sering juga dapat merusak kelenjar sebaceous pada kulit kepala yang memproduksi sebum, yang berfungsi menjaga kelembaban rambut dan kulit. Kebutuhan seseorang untuk mencuci rambut berbeda-beda, tetapi jangan sampai lebih dari 3 hari karena dapat menyebabkan rambut berminyak.

Yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan rambut bukan hanya frekuensi keramasnya saja, tetapi juga teknik keramas yang tepat. Kesalahan kecil ketika keramas juga dapat menyebabkan masalah pada rambut dan kulit kepala.

Seperti dilansir prevention, hindari kesalahan saat keramas berikut agar rambut dan kulit kepala tetap sehat:
  1. Kurang membasahi rambut
    Menerapkan sampo pada rambut dan kulit kepala yang belum cukup basah dapat membuat produk sampo kehilangan efektivitasnya dalam membersihkan rambut. Sehingga Anda harus memastikan bahwa rambut telah basah sepenuhnya dengan menyiram kepala selama 3 sampai 4 menit sebelum menerapkan sampo.
  2. Tidak cukup mendapatkan busa
    Tanpa busa yang cukup, rambut tidak akan bersih karena busa berfungsi menciptakan kondisi vakum yang menghisap kotoran pada rambut dan sel-sel kulit mati pada kulit kepala. Jangan terlalu irit dalam menerapkan sampo dan tambahkan sedikit air pada rambut sampai terbentuk busa dalam jumlah yang mencukupi.
  3. Menggosok helaian rambut terlalu kuat
    Menggosok helaian rambut terlalu kuat ketika keramas dapat menimbulkan gesekan antar rambut yang dapat merusak helai rambut. Fokuslah terhadap pijatan pada lembut dengan ujung jari dan menggosok helaian rambut yang panjang dengan kekuatan seperlunya.
  4. Mengulangi menerapkan sampo setelah membilas busa
    Banyak orang masih mempercayai mitos bahwa keramas yang baik adalah dengan menerapkan sampo sebanyak 2 kali, yaitu menerapkan sampo kembali setelah pembilasan yang pertama. Hal ini tidak benar, karena rambut telah bersih hanya dengan sekali penerapan sampo ketika keramas. Mitos tersebut berkembang pada tahun 1950-an karena biasanya para wanita hanya mencuci rambut seminggu sekali atau bahkan lebih lama dari itu.
  5. Tidak membilas sampo dengan bersih
    Busa sampo yang masih tertinggal pada rambut dan kulit kepala karena pembilasan yang kurang optimal dapat menyebabkan munculnya serpihan putih seperti kulit kepala yang terkelupas.
  6. Melakukan kesalahan dalam menerapkan kondisioner
    Jika Anda menerapkan kondisioner setelah keramas, yang perlu Anda perhatikan adalah hanya menerapkan kondisioner pada batang rambut dan bukan kulit kepala seperti sampo. Selain itu jangan menggunakan sisir untuk meratakan kondisioner, cukup menggunakan jari-jari Anda. (health.detik)

Menerima pemesanan melia propolis dan melia biyang

Ditulis Oleh : admin propolis Jam : 10:48 PM Kategori: